Ucapan Gus Yaqut Menggelegar, Sebut MUI


KOKSTI.COM – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menegaskan bahwa label halal sekarang bukan lagi wewenang Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Gus Yaqut mengatakan lebel halal kini kewenangan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama.

“Di waktu-waktu yang akan datang, secara bertahap label halal yang diterbitkan MUI dinyatakan tidak berlaku lagi,” kata Menag Yaqut di akun Instagram @gusyaqut, Sabtu (12/3).

Menurut Gus Yaqut, keputusan undang-undang menyebutkan bahwa sertifikasi halal diselenggarakan oleh pemerintah bukan organisasi kemasyarakatan (Ormas).

“Sertifikasi halal, sebagaimana ketentuan Undang-undang, diselenggarakan oleh pemerintah, bukan lagi Ormas,” katanya.

Kepala BPJPH Kemenag Muhammad Aqil Irham resmi mengesahkan label halal baru. Menurutnya, label tersebut secara bertahap diberlakukan secara nasional.

Aqil mengatakan, penetapan label tersebut merupakan amanat Pasal 37 Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH).

“Maka BPJPH menetapkan label halal dalam bentuk logo sebagaimana yang secara resmi kita cantumkan dalam Keputusan Kepala BPJPH,” ujar Aqil.

Seperti diketahui, BPJPH Kemenag telah menetapkan bahwa label halal Indonesia berlaku secara nasional per 1 Maret 2022.

Hal itu didasarkan Surat Keputusan Kepala BPJPH Nomor 40 Tahun 2022 yang ditetapkan di Jakarta pada 10 Februari 2022.

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama menetapkan label halal yang berlaku secara nasional. (*)

Simak video pilihan redaksi berikut ini:

Artikel Asli

Sumber: genpi.co




KOKSTI.COM

No ratings yet.

Please rate this

Leave a Comment

Partners : oktee.com | koksti.com | jawaban.live | Grahadi-bali.net | Yabram.com