Polda Metro Jaya Bongkar Pemalsuan Jamu, PPJAI Beri Apresiasi


KOKSTI.COM, JAKARTA – Persatuan Pelaku Jamu Alami Indonesria (PPJAI) mengapresiasi langkah Polda Metro Jaya yang berhasil mengungkap praktik pemalsuan jamu herbal.

Diketahui, MJA (28) menjadi tersangka atas kasus pemalsuan merek jamu yang diperdagangkan tanpa izin edar Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

MJA dilaporkan karena mendaftarkan merek Freshmag atas hak kekayaan intelektual (HAKI) merek ke Kementerian Hukum dan HAM pada Maret 2021.  

PPJAI menduga praktik bisnis yang dijalankan MJA yakni mengedarkan produk tiruan dari merek jamu herbal milik anggota PPJAI yang laris di pasaran.

“Tindakan MJA merugikan pengusaha jamu. Karena memalsukan sebuah merek yang sudah terdaftar sebelumnya di Kemenkumham,” kata Ketua Bidang Hubungan Masyarakat PPJAI, Akbar Tri Kurniawan, di Jakarta, Jumat (11/3/2022). 

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Gagalkan Upaya Pemalsuan Dokumen Kematian di Gowa

PPJAI sendiri merupakan wadah berkumpulnya pengusaha jamu tradisional yang beroperasi di kawasan Banyumas Raya Jawa Tengah yaitu Kabupaten Cilacap, Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga, dan Kebumen.  

Akbar menilai tindakan MJA mendaftarkan HAKI Freshmag sebagai tindakan sabotase merek.

Sebab di waktu bersamaan CV Bumi Wijaya selaku produsen asli Freshmag juga tengah menunggu proses pendaftaraan HAKI Freshmag di Kementerian Hukum dan HAM.

Tak hanya itu, selian Freshmag, MJA terbukti mendaftarkan puluhan merek lain tanpa izin edar BPOM. Menanggapi langkah MJA, PPJAI membentuk tim bersama CV Bumi Wijaya dan aliansi pengusaha herbal di Jabodetabek untuk menyusun rencana strategi menghentikan praktik ilegal MJA. 

Atas praktik pemalsuan merek jamu herbal Freshmag, MJA dilaporkan oleh Tatang Mulyadi ke Kepolisian Daerah Metro Jaya pada Oktober 2021.

Laporan Polisi itu terdaftar dengan Nomor LP/B4981/X/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA. MJA diduga telah memproduksi dan memperdagangkan produk sediaan farmasi tanpa izin edar BPOM.

Alat bukti yang diserahkan ke kepolisian adalah video aktivitas salah satu toko herbal di Bekasi yang menjual Freshmag tiruan dan struk pembelian Freshmag tiruan di beberapa toko online di Shopee.

Dalam perkembangannya, Polda Metro Jaya menetapkan MJA (28) sebagai tersangka atas dugaan memproduksi jamu atau obat tradisional tanpa izin edar BPOM.

“Menetapkan MJA sebagai tersangka karena diduga telah melakukan tindak pidana produksi dan memperdagangkan sediaan farmasi tanpa izin edar,” demikian kutipan dari surat pemberitahuan penetapan tersangka oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Jumat (4/3/2022).

Kasus ini dilidk polisi setelah tersangka MJA mengedarkan produk jamu herbal merek Freshmag. Freshmag merupakan jamu dengan kandungan madu untuk asam lambung tanpa izin edar BPOM.

Artikel Asli

Sumber: tribunnews.com




KOKSTI.COM

No ratings yet.

Please rate this

Leave a Comment

Partners : oktee.com | koksti.com | jawaban.live | Grahadi-bali.net | Yabram.com